Minggu, 10 Januari 2010

Nyok kita Jaga Kebersihan Kota Tua












Kota Tua??? Wah yang saya tahu dari kota tua yaitu bangunan bangunannya yang tua, dan yang paling terkenal adalah bangunan musium fatahilah,pokoknya kalo di sana serasa kembali ke jaman dulu, jaman belanda (kaya yang udah ngerasain jaman belanda aja,hahaha), selain itu di sana bagus banget buat tempat foto-foto, makanya tak jarang banyak sekali orang-orang yang datang kesana, pkoknya indah, apalagi suasana malamnya,wahahahaha...tata lampunya lumayan bagus.

Untuk Menuju kota tua dari Tanjung Duren tempat kost saya, saya naik busway yang transit di Harmoni lalu selanjutnya naik jurusan Kota, wah lumayan mudah untuk dijangkau, setelah itu saya turun di halte terakhir yaitu Statsiun Kota, wahahaha pertama kali saya turun wah kersa banget "tempoe doeloe" nya, bangunan-bangunannya serba tua, wah jadi penasaran nih liat musium fatahilah soalnya kebetulan saat itu saya baru pertama kali ke sana.

Saat mendekati musium fatahilah lah ko???kotor banget, banyak sampah sampah, keindahannya jadi berkurang dengan banyaknya sampah di area kota tua, menurut saya pemerintah suda lumayan menjaga baik keadaan bangunan-bangunan di kota tua, tapi kalo soal sampah berserakan menurut saya itu adalah tanggung jawab kita semua, maka dari itu lah yok kita jaga kota tua kita, kalo bukan kita siapa lagi, tunjukan kepada turis-turis asing bahwa negara kita itu indah dan bersih, dan tunjukan bahwa kita bisa menjaga warisan budaya kita dengan baik.

FYI : Cara Mencari Arah Kiblat


Hallo...
Wah aku punya informasi bagus nih buat temen-temen yang beragama Islam...
Info ini aku kutip dari sains.kompas.com, nih infonya :

Cara Mencari Arah Kiblat

KOMPAS.com - Arah kiblat menjadi prasyarat menjalankan ibadah shalat. Di mana pun umat Islam menjalankan ritual keagamaan itu, mereka harus berkiblat ke Kabah di Mekkah. Penentuan arah kiblat tentu tak masalah bagi mereka yang berada di dekat Kabah. Bagaimana memastikannya jika berada jauh dari tempat suci itu?

Beberapa waktu lalu di internet muncul tulisan Usep Fathudin, mantan Staf Khusus Menteri Agama, yang mengungkap beragam arah kiblat masjid-masjid di Jakarta. Kesahihan kiblat suatu masjid, menurutnya, perlu dicapai sebelum masjid dibangun. Hal itu karena pergeseran 1 sentimeter saja bisa berarti 100 kilometer penyimpangan jaraknya.

Meskipun begitu, menurutnya, akurasi arah kiblat 100 persen memang tidak diwajibkan dalam shalat, seperti tersebut dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 144, yang memerintahkan untuk shalat ke arah kiblat. ”Kata-kata ’ke arah’ ditafsirkan sebagai usaha maksimal mengarahkan shalat kita ke Kabah di Mekkah,” urainya.

Walaupun begitu, upaya untuk mendekati ketepatan arah ke kiblat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Usep menyebutkan, penentuan arah kiblat Masjid Al Mukhlishun di Griya Depok Asri, Depok Tengah, yang berdiri tahun 2001, menggunakan suatu kompas kecil berbahasa Inggris, dengan tulisan Latin dan Arab.

Pada alat penunjuk arah itu tertulis bahwa untuk Jakarta dan sebagian besar kota di Indonesia, arah utara jarum kompas harus menunjuk angka 9 sebagai arah kiblat.

Kenyataannya, survei arah kiblat yang dilakukannya di berbagai masjid besar di Jakarta memperlihatkan, kompas yang digunakannya menunjuk arah yang berbeda-beda di tiap tempat ibadah itu, berkisar dari 7,5 hingga 9.

Penentuan arah kiblat yang dipakai umumnya mengacu pada arah utara geografis sebenarnya, yang memakai arah kompas atau jarum magnetik yang disebut ”pencari arah Kabah”. Arah jarum magnetik di kompas mengarah berdasarkan kutub magnetik Bumi di kutub utara.

Ternyata arah utara magnetik Bumi itu berbeda di tiap kota dari waktu ke waktu. Hal ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi. Penelitian menunjukkan arah utara magnetik terus bergeser sekitar 4,8 kilometer per tahun. Pada tahun 2005 pergeserannya mencapai 800 kilometer dari kutub utara sebenarnya. Pada 2050 diperkirakan utara magnetik Bumi mendekati Siberia.

Qibla Locator

Penggunaan kompas sebagai penunjuk arah kiblat belakangan memang dianggap kurang akurat. Belakangan diperkenalkan peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs webhttp://www.qiblalocator.com.

Qibla Locator atau penunjuk arah kiblat antara lain dirancang oleh Ibn Mas’ud dengan menggunakan peranti lunak aplikasi Google Maps API v2, sejak tahun 2006. Pengembangan tampilan dan aplikasinya kemudian melibatkan Hamed Zarrabi Zadeh dari Universitas Waterloo di Ontario, Kanada.

Pada Qibla Locator versi Beta seri 0.8.7 itu dilengkapi dengan geocoding dari Yahoo, pengontrol arah pada citra peta, dan indikator tingkat pembesaran. Hingga September 2007 dihasilkan empat versi Beta dengan beberapa aplikasi tambahan, Geocoder, dan tampilan jarak.

Dengan Qibla Locator yang berbasis Google Earth ini dapat diketahui arah kiblat dari mana pun kita berada. Untuk mengetahuinya, di bagian atas situs itu ada kotak untuk memasukkan lokasi, alamat atau nama jalan, kode pos, dan negara atau garis lintang dan garis bujur.

Maka di sisi kanan gambar peta akan muncul besaran arah kiblat atau kabah dan jaraknya dari posisi lokasi yang kita masukkan. Peranti lunak ini, menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sangat membantu guna mengecek arah kiblat secara akurat. ”Ini bisa untuk koreksi massal masjid-masjid di Indonesia,” katanya.

Bayangan matahari

Thomas, pakar astronomi dan astrofisika, mengemukakan bahwa ada penentuan arah kiblat yang menggunakan bayangan Matahari. Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat berada di atas kota Mekkah.

Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi menentu arah ke kiblat.

Selain itu untuk daerah yang tidak mengalami siang, sama dengan Mekkah, waktu yang digunakan adalah saat Matahari di atas titik yang diametral dengan Mekkah. Waktu yang dapat dijadikan patokan penunjuk kiblat untuk wilayah tersebut adalah Matahari pada tanggal 12 hingga 16 Januari pukul 04.30 WIB dan 27 November hingga 1 Desember pukul 04.09 WIB.

Cara ini menurutnya paling mudah untuk mengoreksi arah kiblat, termasuk untuk garis saf di dalam masjid. Begitu mudah sehingga orang awam pun dapat melakukannya.

Pondok Halimun, Awesome...




Wah aku baru menyadari bahwa Sukabumi memiliki banyak tempat yang indah, salah satunya adalah Pondok Halimun Sukabumi atau yang sering disebut PH, aku baru pertama kali saat itu ke PH padahal aku sejak lahir aku tinggal di Sukabumi.

Saat itu aku ada acara perpisahan kelas, dan temapatnya di PH, wah kebetulan saya belum pernah ke sana jadi sayapun semangat untuk pergi ke sana bersama teman-teman

Aku pergi ke sana tepatnya pukul 11 malam,wahahaha…sungguh perjalanan yang sangat menegangkan saat itu, aku pergi pukul 11 malam dikarenakan sebelummya saya ada kuliah, otomatis saya harus menyelesaikan kuliah tersebut terlebih dahulu dan pergi ke PH, Sukabumi, wahhhaaa jujur sungguh melelahkan saat itu.

Pemandangan malam saat itu sungguh menegangkan, karena saya untuk menuju ke sana harus melewati jalan-jalan yang penuh dengan pepohonan yang tinggi, selain itu juga udara dimalam hari sangatlah dingin, dinginnya sampai ke tulang-tulang (hahahaha…lebay).

Akhirnya aku sampai dengan selamat…Alhamdulillah….

Wah Pagipun datang, sungguh sangat dingin pagi itu,aku sampai pakai 3 lapis baju saat itu,hahahaha…

Saat aku kelaur dari Villa wah sungguh Indah Pemandangan pagi itu, langit yang biru, sungai yang jernih, hijaunya daun,wahahahaha….mantap!!!

Wah untuk itu saya merekomendasikan Pondok Halimun untuk jadi tempat liburan anda, dan sayapun yakin anda tidak akan menyesal untuk menghabiskan masa liburan di sana, karena pemandangannya sungguh indaaaahhh, selain itu udaranya sangat sejuk sekali.

SELAMAT BERLIBUR!!!

By : Reza Azianur

Incredible Trip : Simpenan, Pelabuhan Ratu, Kab. Sukabumi






Pelabuhan Ratu wahhh…tempat yang sering aku kunjungi setiap tahunnya, kenapa??? Karena kampung halamanku di sana, Pelabuhan Ratu adalah salah satu tempat wisata andalan di Kab. Sukabumi.

Tempat yang biasanya aku kunjungi di sana adalah pantai, separti pantai citepus, cibanban, cisolok, dll. Namun aku baru tahu bahwa ada tempat yang lebih indah, tempat yang beda, yaitu sebuah wihara di atas bukit tepatnya di daerah simpenan, yang oleh masyarakat sana biasa di sebut kuil dewi quan in, wihara tersebut memang banyak dikunjungi oleh masyarakat budha, namun tak tertutup kemungkinan untuk kita yang non budhis temasuk aku yang muslim, disinilah keindahan perbedaan dan saling merhargai antar umat beragama muncul.

Untuk menuju ke tempat tersebut lumayan sangat jauh, dan anda harus menempuh jalan-jalan yang terjal, namun perjalanan yang melelahkan tersebut akan terobati dengan indahya pemandangan di sana.

Pertama kali tiba di sana kita akan disambut oleh 6 kepala naga yang dan badan naga yang sangat panjang hingga atas bukit, sungguh indah sekali, setelah itu untuk sampai ke atas bukit anda harus melewati ratusan anak tangga, mungkin dalam bayangan anda akan sangat melelahkan bukan? Tapi itu tidak akan terjadi, karena di setiap langkah anda untuk menempuh anak tangga tersebut anda akan menikmati pemandangan yang sangat indah, apalagi semakin kita naik ke atas, anda akan melihat pemandangan laut yang sangat indah dan luas sekali dan rasa lelah andapun pastinya kan terobati.

Kamis, 07 Januari 2010

FYI : Ikan Teri Cegah Osteoporosis


Ikan Teri Cegah Osteoporosis

Gizi.net - "Dokter, apakah berbagai merek susu kalsium yang beredar di pasaran bisa mengatasi kekurangan kalsium, seperti dalam iklan-iklannya. Kalau, ya, berapa gelas per hari idealnya yang harus kita minum?" pertanyaan itu muncul dari peserta seminar Orthopaedic Highlight, yang diselenggarakan Rumah Sakit Siloam Gleneagles, Sabtu (7/2).

Dr Hendradi Khumarga SpBO, FICS, FAJR, yang sebelumnya membawakan makalah "The Diagnosis Prevention and Treatment of Osteoporosis", menjelaskan tidak sepenuhnya iklan itu benar. Sebab, jika terlalu banyak mengonsumsi susu berkalsium akan mempengaruhi batu ginjal. Karena, untuk memenuhi kebutuhan kalsium dari susu, minimal setiap hari harus minum susu sebanyak 16 gelas. Konsumsi susu sebanyak itu jelas tidak mungkin dilakukan.

Menurut Hendradi, untuk mencegah osteoporosis setiap orang memerlukan kalsium sebanyak 1 gram per hari. Kebutuhan kalsium tersebut bisa diperoleh dari ikan teri yang banyak terdapat di wilayah Indonesia. Ikan teri yang selama ini lebih banyak di konsumsi oleh kalangan menengah ke bawah, ternyata merupakan salah satu sumber kalsium terbaik untuk mencegah pengeroposan tulang. "Kita tidak perlu gengsi, kalau itu merupakan sumber terbaik, mengapa tidak kita konsumsi," ujar Hendradi lebih lanjut.

Ia juga mengatakan, ikan teri merupakan sumber kalsium yang tahan dan tidak mudah larut dalam air. Namun, karena di masyarakat kita punya anggapan mengonsumsi ikan teri adalah indikator mereka yang secara ekonomi tidak mampu, akhirnya banyak yang mengabaikannya. Padahal, ikan teri sangat baik sebagai sumber kalsium yang murah dan mudah didapat, ujarnya.

Sementara dr Endang Darmoutomo MD MS, ahli gizi juga dari RS Siloam kepada Pembaruan mengatakan, yang terbaik dari ikan teri sebagai sumber kalsium adalah tulangnya. Jadi bukan hanya dagingnya. Sebenarnya semua ikan bisa menjadi sumber kalsium, namun karena tulang pada ikan, selain teri, besar dan keras, maka tidak mungkin di konsumsi. Sedangkan pada ikan teri tulangnya empuk dan enak dimakan.

Pemilihan pada ikan teri lebih dikarenakan murah dan mudah didapat. Karena, sebenarnya susu dan keju adalah sumber kalsium terbaik. Namun, untuk mengonsumsi kedua jenis sumber kalsium ini harganya mahal dan tidak semua orang mampu mendapatkannya.

Ia menambahkan, sumber kalsium terbaik adalah yang terikat dengan protein. Bila
sumber kalsiumnya tidak terikat protein, dia akan keluar lagi dan bisa mengganggu batu ginjal. Banyak bahan asupan yang mengandung kalsium, tetapi tidak terikat dengan protein. Telur, misalnya, kandungan kalsiumnya terdapat pada kulit. "Kita tidak mungkin mengkonsumsi kulit telur kan," ujarnya.

Sedangkan pada tulang udang lebih banyak mengandung kolesterol sehingga tidak aman jika dikonsumsi oleh orang yang menderita kolesterol. Demikian juga pada sarden, dapat mempengaruhi mereka yang mengidap penyakit asam urat karena kaleng sarden mengandung natrium yang cukup tinggi. Hendradi menambahkan, osteoporosis lebih banyak diderita oleh kaum perempuan. Jumlahnya di dunia makin menunjukkan peningkatan, terutama perempuan yang sudah berusia di atas 65 tahun. Lokasi pengeroposan yang sering terjadi pada tulang panggul.

Osteoporosis ini dapat diketahui dini dengan pemeriksaan
bone mineral density (BMD) dengan mengukur faktor T, yakni pada osteoporosis, skor T lebih rendah dari 2,5. "Jika sudah di atas 2,5 satu-satunya penyembuhan dengan jalan di operasi," ujar Hendradi.

Sedangkan mereka yang dianjurkan untuk memeriksakan BMD ini adalah wanita
post menopausal di atas 65 tahun dan wanita post menopausal kurang dari 65 tahun dengan memiliki faktor risiko. Kemudian wanita post menopausal yang pernah mengalami patah tulang di atas usia 45 tahun.

Pengobatan osteoporosis ini antara lain dengan pemberian hormon, kalsitonin, vitamin D, kalsiriol dan kalsium. Untuk mencegah pengeroposan pada tulang ini dianjurkan mengasup kalsium dan vitamin D yang adekuat, berhenti merokok, membatasi asupan alkohol dan mencegah agar tidak jatuh serta melindungi panggul. (132)